Salah satu penyebaran kebudayaan
dan keyakinan yang terjadi di dunia ini adalah melalui sebuah perdagangan, dan
satu yang tidak bisa dipungkiri juga melalui sebuah peperangan dan atau
penjajahan. Untuk menjalankan peperangan maka dibutuhkan taktik dan strategi
seorang panglima
- Cyrus the Great
Cyrus the Great (Agung) adalah
salah satu pendiri kerajaan Achaemenia, sebuah kekaisar terbesar di Negeri Persia. Ia yang
mengalahkan kerajaan Madian, Lydian, dan Babilonia Baru. Kekuasaannya meliputi
hampir tiga benua, Asia, Eropa dan Afrika.
Tidak seperti penguasa lainnya, kekaisarannya berakhir setelah ia wafat. Hal
ini disebabkan oleh kebijakan dan pengorganisasian yang ia ciptakan tidak baik.
Ada pendapat
yang menyejajarkannya dengan Alexander Agung.
- Alexander the Great
Alexander the Great (Agung),
adalah salah satu panglima perang yang sukses di usianya yang ke 30 tahun. Di
usianya yang terbilang muda, ia telah mengalahkan banyak kerajaan, bahkan yang
dipimpin oleh Raja Darius II. Ia mampu mengalahkan sebuah kekuatan musuh yang
jumlah pasukannya jauh lebih banyak, seperti pasukan Kekaisaran Persia, dalam sebuah peperangan yang dikenal
dengan pertempuran Issus. Ia memiliki prajurit
kesatuan khusus (phalanx), yang berada di antara formasi pasukan lainnya.
- Julius Caesar
Julius Caesar adalah kaisar yang
memegang kekuasaan absolut atas Republik Roma, termasuk kekuatan militernya. Ia
mengalahkan sebuah perang saudara yang terjadi di Kota Pompey, dan mengalahkan
bangsa Gaul (Prancis) yang dipimpin oleh
Vercigetorix, dalam sebuah peperangan di Alecia, dalam perang Gallic. Julius
kaisar tewas di tangan Brutus melalui sebuah konspirasi pembunuhan.
- Napoleon Bonaparte
Napoleon hanyalah seorang jendral
ketika terjadi sebuah revolusi di Prancis. Namun selanjutnya ia menjadi seorang
kaisar yang memimpin secara absolut imperium Prancis. Ia pun kemudian menjadi
Raja Itali, seorang mediator konfederasi Swiss dan pelindung konfederasi Rhine, sebuah negeri diperbatasan Swiss dan Jerman. Dan
ketika ia diasingkan ke Pulau Elba,
ia pun mereformasi kondisi dan
situasi baik perekonomian dan pemerrintahannya.
- Genghis Khan
Genghis Khan adalah seorang
pendiri Kerajaan Mongolia;
sebuah kerajaan yang memiliki kekuasaan cukup luas, dan terorganisasi karena
daerahnya yang berdekatan. Kerajaan Mongol berdiri daerah yang strategis, Asia
Tengah. Prestasinya yang dicatat oleh sejarah, keberhasilannya menyatukan
suku-suku nomaden, di bagian timur laut Asia, China, dan bagian timur lainnya.
Kaisaran Mogolia pun berkembang menuju hampir dataran Eurasia,
serta sebagian Eropa timur, dan bahkan Timur tengah. Genghis dikenal dengan
teknik intelegensi dan startegi militernya.
Sumber : http://www.wiki4you.co.cc/2011/06/5-panglima-perang-terbaik-dunia.html